Hi, Desember!
Hi, Desember! Terlalu banyak moment yang aku lewatkan begitu saja. Moment dimana aku merasa seolah bertingkah lebih dewasa. Memecahkan masalah dengan opiniku, melangkah sesuai dengan kemauanku. Tapi ku pikir ini semua hanya permulaan. Dampak yang ku terima belum lah fatal. Aku belajar bagaimana mengolah hidup, bagaimana menikmati hidup dan tentunya mensyukuri hidup. Tak disangka tahun ini cukup berat, namun berkat kuasa-Nya, aku dengan mudah dapat melalui semuanya. Sebenarnya aku benci dengan penyesuaian. Walau pada dasarnya proses yang terjadi pada masa penyesuaian hanya dilakukan berulang. Kau tau kenapa aku benci? Karena disitu kepura-puraan terjadi. Aku bukanlah aku. Sudah terlalu banyak kekecewaan terpendam. Ku kira tahun ini akan jadi tahun yang indah seperti ekspektasiku dulu. Tapi tak apa, tahun akan segera berganti. Aku hanya ingin menceritakan keluh kesahku selama ini, Desember. Tolong dengarkan! *** Pada saat itu... sebelum proses perayaan kelulusank...
